Sertifikasi Profesi Kunci Lahirnya Petani Milenial dan Produk Pertanian Berkualitas Ekspor

Artikel Terkait

Perkembangan teknologi berperan besar dalam mendorong roda perekonomian dunia saat ini. Untuk mengimbanginya perlu kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni. Menurut Kepala Pusat Pelatihan Pertanian yang juga Ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian, Kementerian Pertanian (Kementan), Bustanul Arifin Caya, pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Pertanian telah berkomitmen untuk menciptakan SDM yang berkualitas dan kompeten sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, kerja sama atau sinergi dengan dunia usaha dan dunia industri mutlak diperlukan.
Menurut dia, pemerintah kini mulai berkonsentrasi pada pembenahan menyeluruh dalam sektor pendidikan dan pelatihan vokasi guna menyiapkan SDM berkualitas.
“Akan ada penyesuaian untuk kurikulum, pengajar, dan dukungan peralatan di balai-balai pelatihan pertanian dan SMK (sekolah menengah kejuruan) dilingkup Kementan yang didukung keterlibatan dunia usaha dan dunia industri dalam bentuk magang,” ujar Bustanul pada pertemuan Penguatan Kerjasama LSP Sektor Pertanian di Serpong, Banten.
Kementan juga akan menyesuaikan kurikulum dan sistem pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, sehingga para lulusan pelatihan akan dapat langsung terserap dengan baik. Idealnya setelah pelatihan mereka akan langsung mengikuti sertifikasi untuk mendapatkan sertifikat kompetensi,” ujar Bustanul.
Dalam upaya menyiapkan SDM yang berkualitas, maka diperlukan peran LSP sektor pertanian lainnya. Kami mengajak LSP sektor pertanian lainnya terutama LSP P3 untuk bekerjasama menyiapkan SDM pertanian yang berkualitas. Kerjasama ini meliputi pelaksanaan sertifikasi di balai-balai pelatihan atau tempat uji kompetensi (TUK) milik Kementan, peningkatan mutu asesor melalui pelatihan teknis bidang pertanian dan harmonisasi penyelenggaraan pelatihan, pendidikan dan permagangan di sektor pertanian,” lanjut Bustanul.
Dengan kerjasama ini, Bustanul meyakini dengan sertifikasi profesi menjadi kunci tersedianya SDM pertanian yang berkualitas dan kompeten, sehingga akan lahir tenaga kerja sektor pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing. Dan tentunya kami berharap akan lahir petani-petani milenial yang menghasilkan produk-produk yang baik dan berkualitas ekspor serta mampu bersaing dengan produk-produk dari luar negeri.(DYN)

Artikel Terkait

Leave a Comment